Sabtu, 09 Mei 2020

KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE


KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE


 





Apa itu komunikasi
Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi, dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30). Menurut Robbins (2002 : 310) komunikasi adalah pentransferan makna di antara anggota kelompok. Lewat pentrasferan makna, informasi dan gagasan dapat dihantarkan. Tetapi komunikasi bukan hanya sekedar menanamkan makna tetapi juga harus dapat dipahami. Masrini (Pelajaran Bahasa Prancis untuk Pemula, 2003) dalam bahasa Betawi sebagai berikut: “gua ngomong lu ngarti, lu ngomong gua ngarti.”Atau, dalam ragam tulis akan berbunyi sebagai berikut : Komunikasi terjadi jika saya berbicara, Anda mengerti, dan sebaliknya jika Anda yang berbicara, saya mengerti.

Fungsi komunikasi dalam kelas online
1) Informasi Sebagai informasi, komunikasi membantu proses penyampaian informasi yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan dengan meneruskan data dan menilai pilihan-pilihan alternatif.
2) Kendali Sebagai kendali, komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota dalam beberapa cara.
3) Kendali Sebagai motivasi, komunikasi membantu perkembangan motivasi.
4) Pengungkap Emosional Sebagai pengungkapan emosional, bagi sebagian komunitas, mereka memerlukan interaksi sosial, komunikasi yang terjadi di dalam komunitas itu merupakan cara anggota untuk menunjukkan kekecewaan dan rasa puas.

Kelas Online
Salah satu aktivitas dalam pembelajaran online adalah komunikasi. Komunikasi
dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Komunikasi terjadi antara fasilitator
dengan peserta diklat, antar peserta, peserta dengan penyelenggara. Komunikasi
tersebut dilakukan secara synchronous maupun asynchronous. Komunikasi terjadi
secara synchronous apabila pihak-pihak yang berkomunikasi melakukan komunikasi
pada waktu yang sama dengan lokasi yang sama atau berbeda.
1. Forum Diskusi 
            Forum diskusi merupakan fitur komunikasi yang utama dalam pembelajaran
online. Melalui forum diskusi akan terjadi komunikasi interaktif antara fasilitator
dengan peserta, antar fasilitator, antar peserta untuk tukar pengetahuan dan
pengalaman atau sebagai sarana unjuk kerja peserta. Forum diskusi dapat
digunakankan sebagai kanal komunikasi synchronous maupun asynchronous.
Ada 4 tipe forum diskusi dalam Moodle, yaitu: 
1) forum tunggal sederhana
2) forum standar
3)  forum refleksi
4) forum tanya-jawab
Untuk berpartisipasi dalam forum diskusi hendaknya peserta memperhatikan tipe
forum yang hendak diikuti, sehingga peserta dapat menyesuaikan aktivitasnya.
Forum diskusi mempunyai fitur-fitur sebagai berikut. 
1) Tanya jawab 
2) Melampirkan file 
3) Melampirkan gambar/foto/ animasi/narasi 
4) Mengunggah video  
5)  Equation 
Dalam pembelajaran online, pemanfaatan forum diskusi antara lain untuk: 
    berkomunikasi menyampaikan ide, gagasan, pengalaman, 
    bertanya topik baru yang terkait dengan materi atau hal-hal yang mendukung
pembelajaran, 
    memberi respon/jawaban terhadap topik atau pendapat orang lain. 
    saluran untuk mengumpulkan tugas peserta, 
  sebagai sarana unjuk kerja peserta dan penilaian oleh fasilitator. 
2. Blog
 Blog merupakan salah satu fitur komunikasi Moodle, di mana melalui blog
pengguna sistem berbasis Moodle dapat menyampaikan ide, gagasan,
pengalamannya untuk diketahui dan direspon orang lain. Setiap orang yang
mempunyai hak akses di dalam sistem berbasis Moodle dapat memanfaatkan fitur
blog tersebut.  
 Dalam proses pembelajaran diklat blog dapat dimanfaatkan oleh penggunanya
sebagai sarana untuk mengekspresikan pengalaman pembelajaran yang telah
dialaminya. Blog merupakan jurnal belajar yang tidak terstruktur untuk
menyampaikan ide, pengalaman, refleksi pembelajaran penggunanya. Setiap hari
peserta diklat dapat menuliskan pengalaman belajarnya, baik yang menyenangkan
atau yang tidak menyenangkan sehingga fasilitator mengetahui minat peserta
terhadap materi yang disampaikan. Melalui blog juga peserta diklat dapat
menyampaikan permasalahan, masukan, respon atau umpan balik terhadap materi
yang baru saja dipelajari. Blog juga dapat berfungsi sebagai forum diskusi di mana
seseorang menyampaikan topik atau idenya dan orang lain dapat merespon topik
tersebut.
3. Messege 
            Moodle juga mempunyai kanal komunikasi dalam bentuk message atau pesan.
Message di Moodle dapat dimanfaatkan untuk komunikasi synchronous maupun
asynchronous. Message Moodle dapat dalam bentuk percakapan antar individu atau
pesan pemberitahuan tentang tugas, forum atau aktivitas lainnya. Informasi di
dalam message ditujukan pada individu tertentu, tidak dalam bentuk
siaran/broadcast.
4. Chat
 Chat merupakan aktivitas di Moodle yang dapat digunakan untuk komunikasi
synchronous. Pengguna dapat melakukan percakapan secara real time dengan
pengguna lain yang berada di dalam sistem. Dalam pembelajaran diklat, chat dapat
dimanfaatkan untuk beberapa hal berikut: 
a.      percakapan secara langsung antara peserta dan fasilitator secara khusus,
misalnya peserta berkonsultasi ke fasilitator atau fasilitator menyampaikan
pesan-pesan khusus kepada peserta.
b.     percakapan langsung secara intens antar peserta untuk penyelesaian tugas
bersama. 

BLOG
Blog adalah sebuah website berbentuk unggahan dalam bentuk teks yang terkadang ditambahi gambar, link dan video yang ditulis oleh satu atau beberapa penulis dengan tujuan tertentu. Jadi, secara sederhana blog adalah website yang berisi konten tulisan.Aktivitas menulis di blog disebut dengan Blogging, sedangkan penulisnya disebut blogger.  Umumnya blog berisi jurnal pribadi, seperti catatan harian, keluh kesah, karya, opini terhadap suatu permasalahan hingga hal-hal sepele. Blog dibuat dan diciptakan untuk dapat digunakan oleh banyak orang sebagai ajang menulis bagi mereka yang gemar menulis.Bahkan, blog sendiri tidak hanya bermanfaat bagi penulis, melainkan bermanfaat pula bagi banyak orang khususnya bagi pembaca. Berikut beberapa manfaat dari blog :
1. Sebagai ajang dalam mengasah kemampuan menulis
2. Sebagai media ataupun perantara dalam bertukar informasi
3. Sebagai ladang dalam belajar menghasilkan uang
4. Sebagai media untuk promosi maupun beriklan
5. Sebagai media penjualan produk
6. Dapat membantu Anda menambah jaringan kerja ataupun relasi kerja
7. Sebagai media bertukar cerita dan hal-hal tentang keseharian
8. Sebagai media untuk berbisnis
9. Sebagai media untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik


Terimakasih

Sumber :
Bahan Ajar E-Learning BAB VI Komukasi dalam kelas online
Materi Perkuliahan E-Learning  https://gg.gg/Materi09_KomunikasiDalamKelasOnline



Rabu, 01 April 2020

Apa itu COVID-19 ? Bagaimana cara Pencegahannya?


COVID-19


Imbauan Kepala BMKG Menyikapi Dampak Virus COVID-19 untuk ...
     

 Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
     Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Kenali 3 Gejala Awal Covid-19


Gejala Virus Corona

     Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Kapan harus ke dokter

     Segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau berinteraksi dengan penderita infeksi virus Corona.
     Bila Anda mungkin terpapar virus Corona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah sakit, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain.

Penyebab Virus Corona

     Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
     Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
     Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Diagnosis Virus Corona

     Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR)
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
Pengobatan Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:
  • Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh
Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:
Pencegahan Virus Corona

     Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
     Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

Dikutip dari :

KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE

KOMUNIKASI DALAM KELAS ONLINE   Apa itu komunikasi Komunikasi adalah proses pemindahan penger...